Minggu, 03 April 2011

partisipasi politik


Kuliah ke-5
PARTISIPASI POLITIK
            Sosialisasi politik telah memperlengkapi seseorang dengan sebuah layar tanggapan yang dapat memberinya rangsangan politik yang berakibat pada partisipasi politik yaitu sampai sejauh mana dan sampai pada tingkat apa individu terlibat dalam system politik.
            Partisipasi politik adalah keterlibatan individu sampai pada bermacam-macamtingkatan didalam system politik. Aaaktivitas politik bisa bergerak darii ketidaktertiban sampai dengan aktivitas jabatannya. Proses sosialisasi politik telah bisa memperlengkapi seseorang dengan layer tanggapan yang dapat memberinya rangsangan politik. Akibat rangsangan tersebut  ada pengaruhnya pada tingkat partisipasi politik seseorang.

PARTISIPASI POLITIK dapat ditinjau dari 4 sudut pandang yaitu:
  1. apa yang disebut partisipasi politik
  2. berapa luas partisipasi politik tersebut
  3. siapakah yang berpartisipasi
  4. mengapa mereka berpartisipasi

Bentuk-bentuk partisipasi politik (hierarki parpol)
1.menduduki jabatan politik atau administrative
2. mencari jabatan politik atau administrative
3. keanggotaan aktif suatu organisasi politik
4. keanggotaan pasif suatu organisasi politik
5. keanggotaan aktif organisasi semu politik
6. keanggotaan pasif organisasi semu politk
7. rapat umum demontrasi
8. diskusi politik informal minat umum
9. voting (pemberian suara)
10. Apathi total
Partisipasi pada suatu tingkatan hierarki tidak merupakan prasarat bagi partisipasi pada suatu tingkatan yang lebih tinggi  kelompok kepentingan/parpol
Partisipasi penuh dan tanggung Jawab dari rakyat itu tidak bisa berlangsung secara otomatis hal ini disebabkan:
  1. terlalu kompleknya susunan Masyarakat modern dengan dimensi-dimensi social dan politik yang saling melibat, dan sulit dipahami oleh orang awamsehingga orang tidak tahu bagaimana caranya berpartisipasi dimedan politik
  2. orang merasa tidak berdaya secara fisik maupun ideologis untuk memahami terlebih lagi untuk ikut mempengaruhi  kejadian-kejadian social dan politik
  3. orang awam dan rakyat lebih banyak diperlakukan sebagai objek politik konsumen politik dan pengikut politikyang patuh tanpa mampu memahami kedudukan pribadinya fungsi politik hak dan kewajibannya ditengah struktur-struktur politik
  4. biaya
  5. nyawa
  6. waktu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar